Sejarah pada Dunia Periklanan yang Ada di Dunia

Ada tiga istilah yang sangat umum untuk dipakai di indonesia untuk menyebutkan advertising, yaitu: reklame, advertensi, dan iklan. Reklame itu bahasa yang berasal dari bahasa belanda yang dieja sebagai reclame. Kata reclame itu juga berasal dari bahasa perancis yaitu reclamare. Kata advertensi berasal dari bahasa belanda yaitu advertentie yang juga mengacu pada bahasa inggris yaitu advertising. Sedangkan kata iklan yang sangat umum dipakai dalam bahasa Melayu itu berasal dari bahasa Arab yaitu i’lan atau i’lanun secara harfiah yang berarti informasi.

Banyak sekali definisi yang diberikan untuk kata ‘periklanan’, akan tetapi  salah satu yang paling sederhana dengan harapannya itu agar kita tidak berdebat soal ini. Periklanan adalah kegiatan untuk komunikasi yang dilakukan untuk pembuat barang, atau pada pemasok jasa dengan masyarakat yang banyak atau juga pada sekelompok orang yang tertentu yang memiliki tujuan untuk menunjang upaya pada pemasaran. Komunikasi yang dilakukan dengan menggunakan gambar, dengan suara atau juga bisa dengan kata-kata, bisa juga dengan gerak atau bau yang disalurkan melalui media atau secara langsung. Berdasarkan pengertian iklan yang ini maka ‘Biro Iklan’ adalah sebuah lembaga usaha yang memberikan sebuah jasa periklanan bagi siapa saja yang membutuhkan situs mpo slot terbaru baik perorangan, maupun pada perusahaan pembuat barang atau pada pemasok jasa bahkan pada pemerintah. Oleh karena itu ada banyak bentuk pelayanan pada periklanan meliputi berbagai jenis dan kegiatannya maka dapat dilihat dari skala usahanya ada di berbagai ukuran sebuah biro iklan.

Sejarah pada Dunia Periklanan

Para arkeolog sudah meyakini bahwa advertising ini sudah ada sejak zaman dulu. Advertising ini dilakukan dalam berbagai bentuk untuk “mempublikasikan” berbagai peristiwa atau pada event dan juga pada tawaran (offers). Metode iklan yang pertama dilakukan oleh manusia yang sangat sederhana. Pemilik barang yang ingin menjual barangnya tersebut akan berteriak di gerbang kota dan juga akan menawarkan barangnya pada pengunjung yang akan masuk ke kota tersebut. Iklan ini sudah sangat dikenal oleh manusia dalam bentuk pesan berantai (word of mouth) yang bentuknya seperti pengumuman-pengumuman yang ada. Pesan berantai ini akan disampaikan dari mulut ke mulut untuk membantu kelancaran proses jual-beli barang yang akan dijual.

Pesan iklan dalam bentuk sebuah tertulis sudah mulai ditemukan pada masa Babylonia 3000 SM yang berupa seperti kepingan tanah liat (clay tablet) pada saat itu bertuliskan prasasti tentang dealer salep (ointment dealer), juru tulis (scribe) dan juga pembuat sepatu.

Peninggalan dari Mesir dan juga dari Yunani Kuno berupa pengumuman-pengumuman yang ada di dinding dan ada pada naskah yang berada di daun papirus, hal ini yang memberikan pengumuman tentang datangnya sebuah kapal pembawa anggur, pembawa rempah-rempah, pembawa logam, pembawa barang-barang dagangan baru, pembawa acara-acara  (pertarungan gladiator) yang akan digelar, dan juga para budak yang lari dari tuannya. Orang-orang Roma pada saat itu mengecat dinding untuk memberikan sebuah mengumumkan perkelahian di gladiator. Iklan yang ada pada zaman ini hanyalah berupa surat edaran saja. Karena pada saat itu masih banyak orang yang buta huruf, pengumuman-pengumuman itu akan dibacakan oleh tukang teriak (town crier) yang biasa akan didampingi para pemain musik.

Terakota Yunani dan Romawi Kuno pada saat itu sudah digunakan untuk mengumumkan lost & found. Di reruntuhan yang ada di kota Pompeii ada terdapat tanda-tanda bahwa di terakota yang mengiklankan apa yang mereka jual di toko : daging sapi (row of hams), pada sapi penghasil susu, kulit untuk membuat sepatu. Disamping itu juga sudah ditemukan adanya bukti-bukti sebuah pesan-pesan politik.

Orang-orang dari Panasea ini melukis gambar untuk mereka mulai mempromosikan perangkat keras mereka di batu-batu yang besar yang ada di sepanjang jalur parade. Di Pompei misalkan itu ada banyak sekali lukisan seorang tokoh politisi dan juga yang meminta dukungan suara dari masyarakat setempat. Di Perancis, traditional advertising juga sudah marak sejak tahun 550 SM untuk mengiklankan kaum negro sebagai para budak.

Pada zaman Julius Caesar yang berada di eropa ada banyak sekali toko dan juga penginapan yang sudah pakai tanda, atau sudah pakai papan nama, atau juga sebuah simbol, untuk membantu mereka yang buta huruf. Misalnya pada penginapan dengan simbol Man in The Moon, Three Squirrels, Hole in The Wall.

Untuk ribuan tahun awal, orang menggunakan iklan untuk mempromosikan dua hal, pada tempat dan juga pada jasa. Iklan yang ada di bawah ini adalah contoh yang pertama. Begitu juga pada plang yang ada di depan kedai minum dan juga pada penginapan (taverns and inns)

Masa Setelah Ditemukannya Mesin Untuk Mencetak

Penemuan pada mesin cetak yang berada di Gutenberg tahun 1450 meningkatkan adanya angka melek huruf sehingga merangsang orang-orang untuk berbisnis iklan. Pada periklanan menjadi bisnis massal. Yang bentuk awalnya itu berupa poster, handbill atau selebaran, dan juga iklan baris (classified) yang ada di surat kabar.

Pada tahun 1472 William Caxton yang berada di London telah mencetak iklan yang menggunakan bahasa Inggris pertama berupa sebuah selebaran (handbill) berisikan tentang tuntunan keagamaan dan juga tentang perayaan paskah (rules for the guidance of the clergy at easter). Versi yang lainnya juga mengatakan nahwa iklannya berupa penjualan injil (prayer book). Pada awal abad ke-16 dan 17 yang paling banyak ditampilkan di iklan adalah iklan tentang budak belian, iklan kuda buku dan juga iklan obat.

Sebagai bentuk printed advertising, periklanan yang mula berkembang pada awal abad ke-15 hingga abad ke-16. Beberapa waktu kemudian sudah mulai muncul metode iklan menggunakan tulisan tangan dan juga dicetak di kertas yang besar yang pada saat itu sudah berkembang di Inggris. Iklan yang pertama yang dicetak di negara Inggris ditemukan pada Imperial Intelligencer Maret tahun 1648-an.

Pada tahun 1622 Surat kabar mulai terbit di Inggris untuk pertama kalinya, The Weekly News yang kemudian disusul oleh The Tatler yang saat itu terbit di tahun 1709-an dan juga pada The Spectator yang terbit pada tahun 1711-an. Pada ketiga Koran ini merupakan media cetak yang membawa selebaran iklan secara piggy-back.

Pada tahun 1655-an ada istilah iklan (advertisement) yang muncul pertama kali dalam injil untuk menunjuk sebuah istilah “peringatan”/“pemberitahuan”.

Pada tahun 1660-an mulai istilah tersebut dipakai untuk keperluan informasi komersial, khususnya itu oleh para saudagar yang ada di toko. Pesan-pesan pada iklan lama ke halaman semakin simple dan juga semakin inovatif sejak tahun 1700 dan juga di tahun 1800-an.

Pada tahun 1690-an telah lahir Public Occurrences Both Foreign and Domestic, Koran (tidak harian) yang pertama yang ada di Amerika dan hanya  membuat satu berita saja.

Periklanan secara nyata mulai menunjukkan bahwa adanya kemajuan di awal abad ke-17 di negara Inggris untuk mempromosikan buku dan juga pada koran yang sudah mulai berkembang pada saat itu. Pada abad ke-17 di negara Inggris, pesan-pesan yang berisikan komersial masih berbentuk poster atau hanya selebaran lepas yang dikirim dalam lipatan surat kabar. Produk yang paling banyak untuk diiklankan pada masa ini adalah sebuah buku dan juga obat-obatan. 

Comments closed